• "BUKANKAH kekayaan itu karena banyaknya harta benda tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kekayaan hati." (HR Bukhari - Muslim)
  • "ORANG yang terbaik dari antaramu ialah orang yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya kepada orang lain." (HR BUKHARI)
  • "HAK kewajiban seorang muslim atas muslim lainnya ada lima. Pertama menjawab salam....
  • ....Kedua menjenguk yang sakit. Ketiga mengantar jenazah. Keempat memenuhi undangan. Kelima mendo'akan orang yang bersin." (Muttafaq 'Alaih)
  • "BERSEDEKAHLAH supaya engkau diselamatkan dari api neraka walaupun hanya sebagian dari sebuah kurma." (HR BUKHARI)
  • "TIDAK sempurna iman seseorang diantaramu hingga mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri." (HR Bukhari - Muslim)
 
News Room
WEB STATISTIC
4
Hari ini
200
Kemarin
62,553
Total
Artikel
Tiga Kisah Lima Sahabat
18/03/2010 - 08:05:36 | Read 204 Time(s)

"“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” (Al-Baqarah: 245)

Suatu ketika Rasulullah saw. membacakan ayat itu kepada para sahabat. Tiba-tiba Abu Darda r.a. berdiri, ia berkata, “Wahai Rasulullah, benarkah Allah meminta pinjaman kepada kita?” Rasulullah saw. menjawab, “Ya, benar.” Abu Darda kembali berkata, “Wahai Rasulullah, apakah Dia akan mengembalikannya kepadaku dengan pengembalian yang berlipat-lipat?” Rasulullah saw. menjawab, “Ya, benar.”"


"Wahai Rasulullah, ulurkanlah kedua tangan Anda," pinta Abu Darda r.a. tiba-tiba. Rasulullah saw. balik bertanya, "Untuk apa?" Lalu Abu Darda menjelaskan, "Aku memiliki kebun, dan tidak ada seorang pun yang memiliki kebun yang menyamai kebunku. Kebun itu akan aku pinjamkan kepada Allah." "Engkau pasti akan mendapatkan tujuh ratus lipat kebun yang serupa, wahai Abu Darda," kata Rasulullah saw.

Abu Darda mengucapkan takbir, "Allahu Akbar, Allahu Akbar!" Lantas ia segera pergi ke kebunnya. Ia mendapati istri dan anaknya sedang berada di dalam kebun itu. Saat itu anaknya sedang memegang sebutir kurma yang sedang dimakannya.

"Wahai Ummu Darda, wahai Ummu Darda! Keluarlah dari kebun itu. Cepat. Karena kita telah meminjamkan kebun itu kepada Allah!" teriak Abu Darda.

Istrinya paham betul maksud perkataan suaminya. Maklum, ia seorang muslimah yang dididik langsung oleh Rasulullah saw. Segera ia beranjak dari posisinya. Ia keluarkan kurma yang ada di dalam mulut anaknya. "Muntahkan, muntahkan. Karena kebun ini sudah menjadi milik Allah swt. Ladang ini sudah menjadi milik Allah swt.," ujarnya kepada sang anak.

Subhanallah! Begitulah Ummu Darda, seorang wanita yang begitu yakin rezki datang dari Allah swt. dan bersuamikan seorang sahabat Nabi yang begitu yakin akan janji Allah swt. Kalau saja para suami zaman ini punya istri seperti Ummu Darda, pasti mereka akan mudah saja berinfak tanpa berpikir dua kali. Kalau saja para istri zaman sekarang punya suami model Abu Darda, pasti mereka akan mendapatkan kemuliaan dari Allah.

Sekarang simaklah kisah kedua ini. Suatu hari Amirul Mukminin, Umar bin Khathab r.a. dikirimi harta yang banyak. Beliau memanggil salah seorang pembatu yang berada di dekatnya. "Ambillah harta ini dan pergilah ke rumah Abu Ubaidah bin Jarrah, lalu berikan uang tersebut. Setelah itu berhentilah sesaat di rumahnya untuk melihat apa yang ia lakukan dengan harta tersebut," begitu perintah Umar kepadanya.

Rupanya Umar ingin melihat bagaimana Abu Ubaidah menggunakan hartanya. Ketika pembantu Umar sampai di rumah Abu Ubaidah, ia berkata, "Amirul Mukminin mengirimkan harta ini untuk Anda, dan beliau juga berpesan kepada Anda, ‘Silakan pergunakan harta ini untuk memenuhi kebutuhan hidup apa saja yang Anda kehendaki'."

Abu Ubaidah berkata, "Semoga Allah mengaruniainya keselamatan dan kasih sayang. Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat." Kemudian ia berdiri dan memanggil hamba sahaya wanitanya. "Kemarilah. Bantu aku membagi-bagikan harta ini!." Lalu mereka mulai membagi-bagikan harta pemberian Umar itu kepada para fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan dari kaum muslimin, sampai seluruh harta ini habis diinfakkan.

Pembantu Umar pun kembali pulang. Umar pun memberinya uang sebesar empat ratus dirham seraya berkata, "Berikan harta ini kepada Muadz bin Jabal!" Umar ingin melihat apa yang dilakukan Muadz dengan harta itu. Maka, berangkatlah si pembantu menuju rumah Muadz bin Jabal dan berhenti sesaat di rumahnya untuk melihat apa yang dilakukan Muadz terhadap harta tersebut.

Muadz memanggil hamba sahayanya. "Kemarilah, bantu aku membagi-bagikan harta ini!" Lalu Muadz pun membagi-bagikan hartanya kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan dari kalangan kaum muslimin hingga harta itu habis sama sekali di bagi-bagikan. Ketika itu istri Muadz melihat dari dalam rumah, lalu berkata, "Demi Allah, aku juga miskin." Muadz berkata, "Ambillah dua dirham saja."

Pembantu Umar pun pulang. Untuk ketiga kalinya Umar memberi empat ribu dirham, lalu berkata, "Pergilah ke tempat Saad bin Abi Waqqash!" Ternyata Saad pun melakukan apa yang dilakukan oleh dua sahabat sebelumnya. Pulanglah sang pembantu kepada Umar. Kemudian Umar menangis dan berkata, "Alhamdulillah, segala puji syukur bagi Allah."

Begitulah para sahabat ketika mendapat harta. Tidak sampai sehari harta itu diinfakkan dengan begitu ringannya.

Yang ini kisah ketiga. Munginkah kita bisa mencontohnya?

Suatu hari Thalhah bin Ubaidillah r.a. pulang ke rumah dengan membawa uang sebanyak seratus ribu dirham. Istrinya mendapati raut wajah Thalhah begitu bersedih.

Sang istri bertanya, "Apa yang terjadi padamu, wahai suamiku?" Thalhah menjawab, "Harta yang banyak ini, aku takut jika bertemu dengan Allah, lalu aku ditanya tentang dirham ini satu per satu."

Istrinya lalu berkata, "Ini masalah yang sangat mudah. Mari kita bagi-bagikan harta ini. Bawalah harta ini dan bagikan kepada para fakir miskin yang ada di Kota Madinah."

Thalhah pun bersama istrinya meletakkan harta itu di sebuah wadah, lalu membagi-bagikan kepada para fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan. Setelah itu ia kembali ke rumah dan berkata, "Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah menjadikan diriku bertemu dengan-Nya sedangkan aku dalam keadaan bersih dan suci."

Subhanallah! Sungguh mereka orang-orang langit yang ringan melepas dunia.

(Muhammad Bugi, dakwatuna.com)

 

Back to List
keuangan.jpg
kalkulator.jpg
Login Donatur
Email / ID Muzakki :
Password :
Ingin Bergabung ?!
Kehilangan Password ?
registrasi.jpg
konfirmasi_donasi.jpg
konfirmasi_flexicash.jpg
cek_donasi.jpg
"Alhamdulillah, terima kasih telah berzakat bersama kami, semoga Allah memberikan rizki berlimpah dan keselamatan kepada kita semua, amiin."
  • 26/12/2009
    DITHA
    MZ000505

    04/01/2009
    MOCHAMAD AMIN
    MZ000037

    31/12/2009
    DEDE ANDARSO
    MZ000501

  • 30/12/2009
    PONGKI PAMUNGKAS
    MZ00000002

    30/12/2009
    INANDA TIAKA PUTRI
    MZ000266

    29/12/2009
    DWI RUDIMAN
    MZ000500

  • 29/12/2009
    OSSHI GHONIE PRASTYO
    MZ000118

    29/12/2009
    MOCHAMAD HUSNI
    MZ000117

    29/12/2009
    INTAN MANTILI
    MZ000499

  • 28/12/2009
    ADE ABDULLAH
    MZ000384

    28/12/2009
    IBNU HAJAR
    MZ000381

    28/12/2009
    DIAN VEKTORENDRA
    MZ000386

  • 28/12/2009
    RONY HAPSORO
    MZ000387

    28/12/2009
    NURHAIDI
    MZ000385

    28/12/2009
    ZULFADILLAH
    MZ000383

  • 28/12/2009
    AZIS MUFTIYATNO
    MZ000498

    28/12/2009
    FISKA KUSUMAWATI
    MZ000116

    28/12/2009
    DJOKO PRABOWO
    MZ000058

  • 28/12/2009
    POLITEKNIK MANUFAKTUR ASTRA
    MZ000497

    28/12/2009
    TRI HARNITO
    MZ000388

    30/12/2009
    ZIKO
    MZ000490

  • 30/12/2009
    HARIS
    MZ000489

    23/12/2009
    ANDY HIDAYAT
    MZ000488

    24/12/2009
    ARIF
    MZ000343

  • 24/12/2009
    ENI
    MZ000481

    24/12/2009
    YUNI
    MZ000480

    24/12/2009
    SAMARI
    MZ000479

  • 24/12/2009
    YUSUF BAHTIAR
    MZ000317

    24/12/2009
    DENI ANDRIAN
    MZ000478

    24/12/2009
    RAHMAT
    MZ000477


Transfer via :
Bank Permata Syariah
Rek. Zakat097.0619.380
Rek. Infaq Shodaqoh097.0619.399
This site is property of www.amaliah-astra.com © 2009 - 2010 Powered by : Team ICT Yayasan Amaliah Astra