• "BUKANKAH kekayaan itu karena banyaknya harta benda tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kekayaan hati." (HR Bukhari - Muslim)
  • "ORANG yang terbaik dari antaramu ialah orang yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya kepada orang lain." (HR BUKHARI)
  • "HAK kewajiban seorang muslim atas muslim lainnya ada lima. Pertama menjawab salam....
  • ....Kedua menjenguk yang sakit. Ketiga mengantar jenazah. Keempat memenuhi undangan. Kelima mendo'akan orang yang bersin." (Muttafaq 'Alaih)
  • "BERSEDEKAHLAH supaya engkau diselamatkan dari api neraka walaupun hanya sebagian dari sebuah kurma." (HR BUKHARI)
  • "TIDAK sempurna iman seseorang diantaramu hingga mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri." (HR Bukhari - Muslim)
 
News Room
WEB STATISTIC
461
Hari ini
1,219
Kemarin
220,553
Total
Artikel
Si Gila Sa'dun
26/05/2009 - 20:32:31 | Read 302 Time(s)

"

Abu `Athaa Sa'id yang terkenal dengan julukan Si Gila Sa'dun adalah termasuk salah seorang 'Uqalaa-ul Majaaniin, orang-orang gila yang berpikiran waras. Suatu hari Malik bin Dinar, seorang alim sufi, menjumpainya sedang duduk termenung di perkuburan Basrah. ''Apa kabar, Sa'dun?'' tegur Malik, ''bagaimana keadaanmu?''
"


 

''O, Malik,'' jawab Sa'dun, ''bagaimana pula keadaan orang yang sehari-hari, pagi dan petang, menanti keberangkatan untuk pergi jauh menuju Tuhannya yang Maha Adil tanpa persiapan dan bekal yang cukup?'' Dan Sa'dun pun menangis sejadi-jadinya. ''Sa'dun, apa yang membuatmu menangis begitu?'' tanya Malik.

''Aku bukan menangisi dunia,'' jawab Sa'dun, ''bukan pula karena takut mati. Tapi aku menangisi hari-hari umurku yang berlalu begitu saja tanpa kuisi amal-amal yang baik. Aku menangis mengingat jauh dan gawatnya perjalanan, sementara bekalku cuma sedikit sekali. Aku pun tak tahu akan kemanakah aku kemudian: ke sorgakah atau ke neraka?''

Orang-orang menganggap Sa'dun gila. Dan ini bisa dimengerti, karena gila memang mempunyai banyak pengertian. Gila bisa berarti 'sakit ingatan' (kurang beres ingatannya); tapi juga bisa berarti 'tidak biasa, tidak sebagaimana mestinya, berbuat yang bukan-bukan' (tidak masuk akal). Tanpa perlu menanyakan kepada ahli jiwa apakah Sa'dun sakit ingatan, rupanya orang hanya melihat perilaku Sa'dun yang tidak biasa, tidak sebagaimana mestinya, dan suka berbuat yang bukan-bukan, maka mereka pun menganggapnya gila.

Apabila yang menjadi ukuran kegilaan adalah ketidakbiasaan, maka di dunia di mana masyarakatnya semua konyol, orang yang tidak konyol pun bisa disebut gila. Di dalam masyarakat di mana ketidakjujuran sudah menjadi biasa, maka orang jujur pun bisa dianggap gila. Di masyarakat di mana takut merupakan ciri umumnya, maka seorang yang berani pun terbilang gila. Demikian seterusnya.

Seperti juga kisah Sa'dun di atas membuktikan 'kegilaan'nya. Bagaimana tidak? Umumnya orang tidak memikirkan, atau tidak terlalu memikirkan -- apalagi sampai menangis -- 'masa depan' yang sesungguhnya, yang menentukan kebahagiaan atau kesengsaraan hakiki yang abadi: di akhirat. Kalaupun memikirkan, tidak sampai sejauh memikirkan 'masa depan' yang dekat: di dunia ini. Ini bisa dilihat dari persiapan mereka dalam kehidupan mereka sehari-hari: perbandingan yang jomplang antara penyiapan bekal perjalanan dekat dan jauh mereka. Begitulah, ketika umumnya orang hanya mengartikan firman Allah ''Waltandhur nafsun maa qaddamat lighadd!'' sebagai pesan untuk memikirkan masa depan di dunia, Sa'dun justru menghayati firman itu sebagai pesan untuk memikirkan masa depan yang sebenarnya: kehidupan akhirat.

Apabila Sa'dun masih hidup sekarang ini, boleh jadi kita pun akan menyebutnya Si Gila atau malahan menganggapnya sudah keterlaluan gilanya. Wallahu A'lam.

 

KH A Mustofa Bisri, Republika (20/5)

Back to List
keuangan.jpg
kalkulator.jpg
Login Donatur
Email / ID Muzakki :
Password :
Ingin Bergabung ?!
Kehilangan Password ?
registrasi.jpg
konfirmasi_donasi.jpg
konfirmasi_flexicash.jpg
cek_donasi.jpg

Transfer via :
Bank Permata Syariah
Rek. Zakat097.0619.380
Rek. Infaq Shodaqoh097.0619.399
This site is property of www.amaliah-astra.com © 2009 - 2012 Powered by : Team ICT Yayasan Amaliah Astra